Pada hari Kamis, 15 Mei 2025, warga Desa Banyuasin Kembaran Kecamatan Loano, Kabupaten Purworejo, berkumpul di Balai Desa untuk mengikuti rapat penting yang menjadi tonggak awal berdirinya sebuah lembaga ekonomi kerakyatan. Dalam suasana yang hangat dan penuh semangat, sebanyak 60 orang warga hadir sebagai peserta rapat pembentukan Koperasi Desa Merah Putih Banyuasin Kembaran.
Rapat dimulai pukul 09.00 WIB dan dipimpin oleh Bapak H. Haryanto, S.Ag., bersama Bapak Muhaiminurrochman, S.Pd.I, serta Ibu Andika Sari, S.E., M.M sebagai sekretaris rapat. Acara berlangsung lancar dengan agenda yang mencakup penentuan nama, bentuk, dan wilayah keanggotaan koperasi, hingga pembahasan jenis usaha yang akan dijalankan.
Hasil rapat secara mufakat menyepakati bahwa koperasi ini berbentuk Koperasi Serba Usaha yang beralamat di RT 001 RW 001 Dusun Sebelik. Berbagai bidang usaha yang akan dijalankan meliputi sektor pertanian, peternakan, perdagangan, jasa keuangan, hingga penyediaan layanan kesehatan dan transportasi. Hal ini menunjukkan komitmen bersama untuk mendorong pertumbuhan ekonomi warga desa secara inklusif.
Dalam rapat tersebut juga ditetapkan permodalan awal berupa simpanan pokok sebesar Rp50.000 dan simpanan wajib Rp5.000 per bulan per anggota. Jumlah ini merupakan hasil kontribusi bersama para pendiri sebagai bentuk awal dari semangat gotong royong yang menjadi ciri khas masyarakat desa.
Susunan pengurus dan pengawas koperasi juga telah dibentuk, dengan Ketua Koperasi dijabat oleh Fadhila Dwining Fitri dan Sekretaris oleh Septiana Dwi Wahyuni. Sementara itu, Kepala Desa Banyuasin Kembaran, Bapak Ahmad Abdul Azis, turut serta sebagai Ketua Pengawas demi memastikan koperasi ini berjalan sesuai arah dan tujuannya.
Rapat resmi ditutup pada pukul 12.00 WIB dengan harapan besar bahwa koperasi ini akan menjadi motor penggerak ekonomi desa, menciptakan peluang usaha baru, dan memperkuat kemandirian warga.
Melalui pendirian koperasi ini, semangat kebersamaan dan kemandirian ekonomi lokal di Desa Banyuasin Kembaran kembali ditegaskan. Semoga langkah ini menjadi awal yang baik untuk kemajuan desa di masa depan.